Minggu, 16 Maret 2014
Minggu, 23 Februari 2014
Rabu, 16 Oktober 2013
Sejarah Hari Idul Adha
Kisah Kesabaran Nabi Ismail
Pada suatu hari, Nabi Ibrahim AS menyembelih kurban fisabilillah berupa 1.000 ekor domba, 300 ekor sapi, dan 100 ekor unta. Banyak orang mengaguminya, bahkan para malaikat pun terkagum-kagum atas kurbannya.
“Kurban sejumlah itu bagiku belum apa-apa. Demi Allah! Seandainya aku memiliki anak lelaki, pasti akan aku sembelih karena Allah dan aku kurbankan kepada-Nya,” kata Nabi Ibrahim AS, sebagai ungkapan karena Sarah, istri Nabi Ibrahim belum juga mengandung.
Kemudian Sarah menyarankan Ibrahim agar menikahi Hajar, budaknya yang negro, yang diperoleh dari Mesir. Ketika berada di daerah Baitul Maqdis, beliau berdoa kepada Allah SWT agar dikaruniai seorang anak, dan doa beliau dikabulkan Allah SWT. Ada yang mengatakan saat itu usia Ibrahim mencapai 99 tahun. Dan karena demikian lamanya maka anak itu diberi nama Isma'il, artinya "Allah telah mendengar". Sebagai ungkapan kegembiraan karena akhirnya memiliki putra, seolah Ibrahim berseru: "Allah mendengar doaku".
Ketika usia Ismail menginjak kira-kira 7 tahun .....
Minggu, 01 September 2013
Freedom To The End
Tak ada ada derita namun sakit
Tak ada luka namun perih
Tertimbun oleh timbunan pasir
Namun, tak berdebu
Aku terkekang
Aku terbelenggu
Ingin ku lepas semua belunggu ini
Belenggu yang menjerat ku tak bernafas
Ini belenggu emas
Semua yang ku minta ada tersedia
Namun hanya untuk sendiri
Bagai Tanah liat berlapis porselen
Indah di luar
Namun rapuh di dalam
Disini aku sendiri
Kemana kalian !!
Kemana burung yang di sana
Yang biasa berkicau menghadapku
Aaaa...
Semua lari
Sudahlah...
Sudah biasa
Akan ku cari linggis untuk mendobraknya
Agar mereka tau aku disini
Braaakkk... !!
Bebaaaaassss ,..
Akan ku daki gunung itu
Akan ku sebrangi lembah itu
Akan ku renangi lautan itu,.
Hingga ku merasa lelah dan tau
bahwa aku sudah tak mampu seperti dulu
-Ami' Couzee-
Tak ada luka namun perih
Tertimbun oleh timbunan pasir
Namun, tak berdebu
Aku terkekang
Aku terbelenggu
Ingin ku lepas semua belunggu ini
Belenggu yang menjerat ku tak bernafas
Ini belenggu emas
Semua yang ku minta ada tersedia
Namun hanya untuk sendiri
Bagai Tanah liat berlapis porselen
Indah di luar
Namun rapuh di dalam
Disini aku sendiri
Kemana kalian !!
Kemana burung yang di sana
Yang biasa berkicau menghadapku
Aaaa...
Semua lari
Sudahlah...
Sudah biasa
Akan ku cari linggis untuk mendobraknya
Agar mereka tau aku disini
Braaakkk... !!
Bebaaaaassss ,..
Akan ku daki gunung itu
Akan ku sebrangi lembah itu
Akan ku renangi lautan itu,.
Hingga ku merasa lelah dan tau
bahwa aku sudah tak mampu seperti dulu
-Ami' Couzee-
Langganan:
Postingan (Atom)


.png)
