Selasa, 18 November 2014

Juara Pandega Putri Alpentuga II Kwarda Kep. Bangka Belitung 2013



Pada tanggal 09-11 November 2013 yang lalu, aku sempet ikutan lomba pramuka yaitu ALPENTUGA, itu loh Ajang Lomba Penegak dan Pandega di daerah ku Tahun 2013 lalu, nah pada lomba ini aku perwakilan Pandega Putri dari Kwarcab Pangkalpinang.

Kalok untuk Pandega lombanya cuma ada 2, yaitu Riset dan Kerja Mandiri. Untuk riset, seluruh pesertanya Pandega dibawa ke Suatu tempat bernama BANGKANESIA, yang berada di Desa Sadap Kabupaten Bangka tengah, pertama kali kita datang kesana, kita langsung disambut hangat sama pengelola yang ada disini, disani kita di persilahkan meriset apa aja yang ada,  kebetulan saya meriset tentang tanaman yang ada disini, tempat ini sangat nyaman, disini kami tidak hanya melakukan riset, tapi kami juga bisa berfoto ria dengan pemandangan sekitar yang  indah banget d pokoknya, selain itu disini juga kita dikenalin sama hewan-hewan peliharaan yang ada seperti, ikan, anjing, kelinci, kambing, dll. 

 

Oia, ada cerita lucu sama anjing, ada aning item besar ras Australia namanya Kara, nah ada temen saya namanya Maryogi, saking senengnya Maryogi ini bisa foto bareng sama si Kara, jadi dia ngikutin gayanya sikara, mulai dari menggonggong sampe julurin lidah, trus jadi d kita semua ganti panggilan nama Maryogi dengan nama Kara, hahaha... untung aja, temen kita satu ini, orangnya emang gokil, jadi bisa jadi bahan lucu-lucuan saat kegiatan dan ini yang bikin kegiatan ini tambah seru. Kalok diinget lagi, jadi kangen, pengen d kesana lagi.

Ada di Hati

Pertemuan Kita tak terukir oleh waktu
Dirimu yang disana selalu jadi impian
Kau selalu rendah hati dan tinggi ilmumu
Rupamu tak seberapa dibanding luasnya hatimu
Dari jauh kulihat dirimu
Sayang tak mampu ku ucap saat bersama mu
Mungkin biasa bagimu
Tapi, kau tetap terspesial
dan terkagumi bagi ku
Walau tak mampu miliki ragamu
Tapi q slalu miliki hatimu
Ku harap suatu saat kau tau dan mengerti
Walau jarak memisahkan kita
Tapi hati ini tak  mampu tuk ingkari
Karna kau ada dihati

Rabu, 16 Oktober 2013

Sejarah Hari Idul Adha

Kisah Kesabaran Nabi Ismail



Pada suatu hari, Nabi Ibrahim AS menyembelih kurban fisabilillah berupa 1.000 ekor domba, 300 ekor sapi, dan 100 ekor unta. Banyak orang mengaguminya, bahkan para malaikat pun terkagum-kagum atas kurbannya.

“Kurban sejumlah itu bagiku belum apa-apa. Demi Allah! Seandainya aku memiliki anak lelaki, pasti akan aku sembelih karena Allah dan aku kurbankan kepada-Nya,” kata Nabi Ibrahim AS, sebagai ungkapan karena Sarah, istri Nabi Ibrahim belum juga mengandung.

Kemudian Sarah menyarankan Ibrahim agar menikahi Hajar, budaknya yang negro, yang diperoleh dari Mesir. Ketika berada di daerah Baitul Maqdis, beliau berdoa kepada Allah SWT agar dikaruniai seorang anak, dan doa beliau dikabulkan Allah SWT. Ada yang mengatakan saat itu usia Ibrahim mencapai 99 tahun. Dan karena demikian lamanya maka anak itu diberi nama Isma'il, artinya "Allah telah mendengar". Sebagai ungkapan kegembiraan karena akhirnya memiliki putra, seolah Ibrahim berseru: "Allah mendengar doaku".

Ketika usia Ismail menginjak kira-kira 7 tahun .....